abdalloh's blog


think | listen | watch | read | write

Ice breaking: how to start ?

abdalloh |

Perjalanan pulang kuliah jum'at (28/11) malam seperti biasa dilalui dengan metode yang sama dengan hari-hari sebelumnya, nebeng naik motor sampe UKI di lanjut dengan naik bis mbogor. Yang menyebabkan hari itu berbeda adalah sepanjang perjalanan UKI - Mbogor tidak tidur karena ngobrol dengan penumpang yang duduk di sebelah.

Sangat sederhana yang menyebabkan kita ngobrol cukup seru yaitu gara-gara sebuah novel yang di bawa oleh penumpang di sebelah saya. Novel itu menjadi daya tarik yang luar biasa yang dengan segera begitu penumpang di sebelah duduk,
langsung saya tanya "maryamah karpov yah mas ?
penumpang sebelah "iya"
S emang udah keluar yah ? kapan keluarnya ?
PS udah mas, baru 2 hari yang lalu

setelah itu, obrolan berjalan lancar sampai bis mendarat di baranangsiang.

Kalau dalam bahasa manajemen, sebuah novel dalam kejadian saya itu adalah media yang menjadi alat efektif untuk terjadinya ice breaking. Tidak pernah terpikirkan atau malah direncanakan untuk menjadikan novel sebagai pencair suasana ketika itu. Bahkan, biasanya saya menghindari terjadinya percakapan sepanjang perjalanan pulang tetapi karena ada sesuatu yang sangat menarik maka hal yang saya hindari malah saya langgar sendiri.

The moral story is we can use anything as a tool to break something. It's very easy to breaking-the ice in any situation as long as you can find the right thing to used as tool. So, don't be panic in any situation because you must believe that you can break the ice!

Labels:

| links to this post |

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

Home

Disclaimer

Isi dari blog ini murni karya cipta Abdalloh sebagai pribadi tidak ada hubungannya dengan tempat dimana dia bekerja. Diperbolehkan untuk mengambil sebagian maupun sebanyak yang diinginkan dari isi blog ini tetapi harap mencantumkan sumbernya.

Wikipedia Search


My Archives

Previous Posts

Name
Url
Message



Web My Blog

Categories

Blog list