Benda tajam
abdalloh | 19 February, 2008
Auli dan mamahnya lagi terlibat diskusi di ruang makan tentang benda tajam. Diskusi tersebut muncul gara-gara auli bertanya tentang kenapa benda tajam itu berbahaya.auli: "mah, benda tajam itu bahaya yah, kenapa sih ?"
mamahnya: "karena dapat menyebabkan kita tertusuk atau terluka oleh benda tajam itu, makanya berbahaya"
auli: "berarti pisau itu benda tajam dong"
mamahnya: "iya"
merasa ada kesempatan untuk ngelarang maen tongkat/kayu, dengan sigap mamahnya auli memasukan benda tongkat/kayu sebagai bagian dari benda tajam.
mamahnya: "tongkat atau kayu juga berbahaya, karena dapat membuat kita tertusuk itulah sebabnya mamah ngga suka kamu maen tongkat atau maen kayu"
eeeeh adiknya auli, azki, yang dari tadi lagi sibuk main mobil-mobilan, tiba-tiba nyeletuk,
azki: "tapikan tongkat saya ngga ada pakunya jadi ngga berbahaya dong"
Denger jawaban kayak gitu, mamahnya auli hanya bisa bengong dan akhirnya tertawa.
kenapa azki ngotot bahwa tongkatnya dia ngga berbahaya ? karena tongkatnya dia itu bukan dari kayu tapi bekas pegangan sapu yang terbuat dari plastik dan sudah pendek karena patah.
so, jangan di kira anak-anak itu bisa dengan mudah kita kibulin loooh.
Labels: celoteh family
0 Comments:Disclaimer
Isi dari blog ini murni karya cipta Abdalloh sebagai pribadi tidak ada hubungannya dengan tempat dimana dia bekerja. Diperbolehkan untuk mengambil sebagian maupun sebanyak yang diinginkan dari isi blog ini tetapi harap mencantumkan sumbernya.


